106041310629646214220 Kusebut Ia Kenangan | Banatise Vhelly's blog

Jumat, 10 Juli 2015

Kusebut Ia Kenangan

Ia yang sudah berlalu, tetaplah sebuah cerita

Indah, buruk, suka, duka, ingat, lupa, semua tetap sebuah cerita

Masa lalu, pun adalah cerita

Cerita yang sudah menghilang dan tidak akan pernah kembali

Kusebut ia kenangan

Barisan memori yang masih tertata rapi dalam bayangku

Tentang sebuah bukit dan sebatang pohon yang pernah jadi cerita indah kami

Pernahkah terbayang, bahwa kelak semua itu hanya akan menjadi kenangan?

Sebuah kisah yang takkan mungkin diimpikan

Sebuah ilusi yang benar-benar nyata

Segalanya jelas berbeda

Bukan hanya tentang kisah sebuah bukit dan sebatang pohon yang entah mengapa tidak pernah bisa usai,

atau memang sengaja tidak pernah kami akhiri,

Semua hanya berbeda secara tiba-tiba

Kami yang sudah tumbuh dewasa, tak lagi merdeka menggerakkan kaki mungil kami di barisan rumput hijau dan lautan domba

Jarak yang membentang, menebalkan dinding yang entah dibangun sejak kapan

Aku mulai sadar, kami sungguh telah berbeda

Lalu ketika mimpi itu datang kembali,

ketika aku mencoba mempertanyakan sebatang pohon yang dulu pernah tumbuh di hidupku,

Mengapa aku ragu?

Tiba-tiba aku merasa akan layu, dan Kau….

Kau memilih untuk menerimanya…

Menerimanya sebagai sesuatu yang akan tetap menjadi sebuah kenangan

Sumber: https://airaarsitha.wordpress.com/2014/03/05/kusebut-ia-kenangan/

0 komentar: